Biasa Saja ( Fana)
Mencapai sesuatu yang kau inginkan di dunia lalu kau mengatakan berhasil atau sukses apakah akan membuatmu bahagia?
Semua yang kau capai di dunia ini kebanyakan adalah Fana
ketika kau ingin sebuah mobil dengan hasrat yang menggebu-nggebu dan kau berhasil mendapatkannya lalu bagaimana perasaanmu? Biasa saja bukan
Mungkin kau akan termehek- mehek selama beberapa hari lalu setelah itu biasa saja
padahal sebelumnya nafsu banget dan mati-matian buat dapetin itu...
Misal kita pengen sebuah tas mewah nan mahal lalu kita mati- matian berusaha mendapatkannya dengan berbagai cara bahkan dengan hutang yang beranak pianak. Setelah memilikinya, bagaimana perasaanmu? Biasa saja bukan?
Semua akan biasa-biasa saja yang menjadi keinginananmu yang menggebu- nggebu hanyalah hasratmu, hasrat untuk memiliki, hasrat untuk diakui sebagai standar bahagia atau keberhasilan menurut mata orang lain, lalu bagaimana dengan perasaan kamu sendiri?
Bahagia atau akhirnya hampa?
Pada akhirnya orang -orang kaya didunia ini akan membagikan kekayaannya untuk kebahagiaan orang lain itulah yang disebut kebahagiaan hakiki.
Orang dengan tenaga tanpa dibayar menjadi sukarelawan dalam berbagai bidang dengan ketulusan dan keikhlasan hati mereka, merekalah yang mempunyai kebahagiaan hakiki bukan kebahagiaan semu hasil dari hasrat yang menggebu- nggebu.
Hampir sama ketika aku bertemu seseorang
yang terbiasa berlumuran dosa
sedang aku masih polos
terpesona aku bertanya kok bisa?
dia menjawab biasa saja
biasa melakukan dosa
sedangkan aku
tak biasa melakukan dosa
semua karena kebiasaan
dan menjadi sesuatu yang
Biasa Saja...
Hidup di dunia hanya sekali dan dalam kesekaliannya ini kontribusi apa yang akan kau berikan pada dunia. Apakah Tuhan menciptakan dirimu dengan semena- mena? Tentu saja tidak, Tuhan menciptakanmu dengan tujuan mulia. Tujuan fitrah yang diharapkan berakhir dengan fitrah juga.
Ada yang berprinsip
hidup hanya mampir ngombe
hidup hanya mampir nulis
hidup hanya mampir ibadah
hidup hanya mampir lewat
hidup hanya mampir piknik
kurasa hidup mampir buat membawamu ke alam lain dengan bekal yang mulia
Bekal yang tidak hanya sekedar bekal, bekal nulis yang mempunyai pesan moral untuk generasi berikutnya
bekal minum yang membersihkan penyakit hati sekaligus menawar racun- racun dalam hidupmu
bekal ibadah yang bermanfaat bagi sesama dan tidak hanya hubungan vertikal dengan Penciptanya saja
Bekal lewat yang melewati banyak hal yang dapat kau bagikan ke sesama dan bahkan diturunkan ke generasi berikutnya.
maupun bekal piknik di dunia yang dapat membuatmu makin kaya hati dan membumi melihat bumi yang begitu Global.
Semua kembali kepada pribadi fitrah masing-masing
Pribadi yang telah diciptakan oleh Tuhan dengan maksud mulia nan suci
Pribadi yang pasti kembali ke Penciptanya dengan harapan tidak merusak fitrah dengan ke-Fanaan dunia sesaat
Dunia ini hanya Fana
Maka jadikanlah Fana sebagai teman sejatimu menuju Fitrahmu saat kembali ke Penciptanya yang Hakiki




Komentar
Posting Komentar