Jogjaku dan Corona
Novel Coronavirus
Sejak Virus ini memasuki Indonesia di bulan Maret yang dibawa oleh turis Jepang yang mampir ke Malaysia lalu menularkan ke teman wanitanya di Indonesia, virus ini merajalela sampai saat ini, belum bisa dikendalikan apalagi dimusnahkan.
Padahal sebelumnya Indonesia sesumbar enggak bakalan kena virus ini, sementara negara - negara lain sudah kelimpungan di obrak-abrik sama virus ini.
Corona pergerakannya kian dinamis saja di Jogja, sebentar lagi bakalan skak mat jika enggak ada pemecahan yang solutif....
Jogjaku yang aman-aman saja, menjadi tidak aman saat ini.
Virus yang kasat mata ini benar-benar melumpuhkan dunia. Semua segi kehidupan tidak bisa berjalan normal karena sesuatu yang kasat mata, tidak bisa dilihat.
Smack down
Jutaan orang tewas , mayat-mayat tak terurus, kurang lahan pemakaman, perekonomian lumpuh, lockdown , work from home, social distancing dan karantina menjadi trending topic di abad ini. Abad 2020, angka kembar yang diramal oleh Jayabaya bakalan terjadi sesuatu yang wow...Benar!
Disinfektan disemprot sana-sini untuk membunuh virus yang tidak terlihat ini. Absurd! Entah terbunuh atau malah kian berkembang biak enggak karuan.
Setiap hari negara dibuat sibuk dengan menghitung data statitistik berapa manusia yang terpapar, kemungkinan terpapar, dari mana dia terpapar dan sejenisnya. Seolah dunia sibuk sekali dengan cara Virus ini mencari perhatian mereka. Lengah sedikit aja, mayat-mayat bergelimpangan di mana- mana. Belum ada sistem yang tercanggih untuk melindungi manusia dari virus ini kecuali kau hidup di Pulau Terpencil tanpa berhubungan dengan manusia yang lainnya.
Virtual Digital
Teknologi digital menjadi kebutuhan utama saat ini. Semua dilakukan secara virtual mulai sekolah, kerja, rapat, belanja bahkan mungkin bercinta😔 ...Omg! Padahal aku gaptek habis...terpaksa harus adaptasi atau punah.
Semua sibuk, semua berubah dalam tempo sesingkat-singkatnya, hanya membutuhkan waktu enam bulan saja untuk Virus ini bisa melumpuhkan sebagian aktivitas dunia yang sudah dibangun berabad-abad dengan Ekstra Wacana.
Now, semua wacana harus di wacana ulang gegara virus ini. ( baru sebagian aktivitas saja🙄)
Butiran debu
Tuhan Maha Besar, penglihatan kita dibuat terbatas supaya tidak bisa melihat pergerakan virus ( coba saja kalo kita bisa melihat, enggak bakalan bisa tidur, teriak-teriak, lari sana-sini, otomatis penyakit psikosomatis membengkak! Psikiater sibuk sendiri...dokter entah ke mana?)
Hanya karena Virus-Dunia kalah, betapa hal ini menunjukkan kita hanya manusia biasa seperti butiran debu di Alam Semesta ini
Secanggih apapun teknologi dan sebanyak apapun uang kita belum bisa mengganti nyawa yang diambil Virus ini, nyatanya
Mereka lebih berkuasa dan akan merajalela entah sampai kapan pandemi ini berakhir
Bagai kiamat yang berlahan-lahan..dan akan membunuhmu, menghabisi populasi manusia di dunia secara berlahan namun pasti!😔 Hanya manusia yang mempunyai ketahanan yang tinggi saja yang akan bertahan dan berevolusi dengan kehidupan yang sudah tidak normal seperti dulu lagi.
Berubah atau punah!
Darwinisme ( teori seleksi alam Darwin)
Seleksi alam, evolusi manusia, punah atau bertahan dengan perubahan🙄
Kita mesti intropeksi diri, betapa dosa besar mana yang manusia lakukan untuk menggoyahkan Keseimbangan Alam Semesta?! Bagi yang mempunyai pikiran aku akan baik-baik saja setelah melakukan dosa..bahwa balasan dari Tuhan lebih dahsyat!
Virus ini, Nyata!
Sejauh ini bahkan ada yang ngomong virus ini hoax, enggak pernah ada, konspirasi politik, senjata biologis , pengalihan isu dan sentimen bagi kepentingan tertentu! Tentu saja hal ini merupakan pernyataan yang menyakitkan untuk korban, keluarga korban dan yang sedang suspect!
Catatan saja, Adikku sebagai salah satu tenaga medis di Indonesia terpapar virus ini dari pasien yang meninggal, Allhamdulilah selamat..
Aku jadi bersyukur tidak jadi seorang dokter, secara dulu Bapakku ngebet banget aku jadi seorang dokter, ikut tes dua kali dan gagal total. Aku pasti ketakutan saat ini dengan virus yang dahsyat pintarnya ini. Bagi tenaga medis yang jadi garda terdepan dalam perlawanan dengan Novel Coronavirus ini, Salut dan Luar Biasa! Kalian bertaruh semuanya tidak hanya nyawa saja dan perjuangan kalian setaraf dengan Jihad!
Fix, Virus ini ada dan nyata!!
Jangan coba-coba melawan dengan kesombonganmu, kekuasaan virus ini dibawah kendali Illahi lebih dahsyat saat ini!
Banyak berdoa, tetap lindungi diri dan yakinlah Takdir Tuhan, jalani semuanya dengan ikhlas, semoga Pandemi ini akan segera berlalu..Aamiin
#Pray for The World




Komentar
Posting Komentar